Uran-6 adalah kompleks pencari ranjau multifungsi yang dapat
menggantikan 20 tentara pencari ranjau (sapper). Robot ini dikendalikan dari
jarak jauh, operator dapat memerintahkan Uran dari jarak aman, hingga satu
kilometer. Teknologi yang dilengkapi dengan kerukan bulldozer dan pelacak
ranjau ini dapat berjalan di lokasi-lokasi berbahaya, mencari ranjau seusai
perintah operator, serta menetralkan ranjau dan peledak yang tidak teraktivasi.
Berdasarkan spesifikasi teknis Uran-6, robot ini mampu menetralkan barang
yang rawan meledak yang berkekuatan setara dengan 60 kilogram TNT. Akan tetapi,
pada tahap percobaan ini hasil pekerjaan Uran-6 tak bisa dipercaya seratus
persen. Tetap ada pasukan sapper yang perlu memeriksa keakuratan Uran-6
membersihkan lapangan setempat. Para pengembang robot ini berencana membuat
Uran-6 dapat menetralkan hingga 98 persen tempat yang ia lewati.
Saat ini Uran-6 sedang berada dalam tahap uji coba di Subyek Federal
Republik Chechnya, di gunung raksasa yang berada di wilayah Vedenskiy. Medan di
gunung tersebut sangatlah sulit, dan jika Uran-6 bisa tampil memukau di setiap
tahap uji coba, maka robot ini akan segera diproduksi secara massal.
Daftar Pustaka :
http://indonesia.rbth.com/technology/2014/11/18/lima_robot_militer_terbaik_rusia_25971

Tidak ada komentar:
Posting Komentar