Minggu, 16 November 2014

Pertumbuhan Individu dan Fungsi Keluarga

Pertumbuhan Individu

Individu pada umumnya diartikan perorangan. Atau individu juga umunya diartikan manusia perorangan. Individu merupakan satuan unit terkecil dari suatu kelompok atau masyarakat yang tidak dapat dibagi dan dipisah lagi menjadi part-part yang lebih kecil. Dalam keluarga misalnya, kakek, nenek, ayah, ibu, adik, kakak, dan kita sendiri merupakan individu-individu. Dalam masyarakat, individu adalah anggota masyarakat atau warga yang masing-masing memiliki karakteristik dan ciri-ciri yang berbeda. Individu-individu dalam masyarakat cenderung membaur dan bergabung membentuk masyarakat. Umumnya individu yang berkarakteristik sama membentuk kelompok-kelompok nya masing-masing.

Dalam kehidupan ini, pasti setiap individu baik manusia, hewan, tumbuhan, dan organisme lain akan mengalami suatu proses perubahan baik lahir dan batin menuju ke arah yang lebih kompleks dan sempurna. Setiap individu-individu tersebut mengalami perubahan yang disebut dengan PERTUMBUHAN dan PERKEMBANGAN sesuai dengan tingkat umurnya. Pertumbuhan dan perkembangan sendiri menurut J.P Chaplin dalam  dictionary-nya mengatakan bahwa :
"Tahap - tahap perubahan yang progresif dan terjadi dalam rentang waktu kehidupan manusia dan organisme lainnya, tanpa membedakan aspek -aspek yang terdapat dalam organismenya."

Jadi menurut pendapat saya sendiri, perkembangan itu adalah suatu proses pendewasaan baik dalam aspek psikis dan mental serta cara berpikir menuju pendewasaan secara terus menerus untuk mendapat hal-hal dan sesuatu yang baru sepanjang hidup kita. Walaupun perkembangan yang kita alami kadang tidak selalu sempurna, tetepi kita terus menuju sempurna dengan tahapan-tahapan yang sudah kita tentukan sendiri. Perkembangan sih pada dasarnya tidak dapat diukur dengan menggunakan alat ukur, tetapi perkembangan masih tetep dapat diamati dengan membandingkan aspek psikis perkembangan sekarang dengan perkembangan sebelumnya. Dan jadi menurut saya sendiri, pertumbuhan itu adalah suatu proses dan perubahan dalam fungsi-fungsi fisik dan bentuk fisik dalam kurun waktu pada semua-semua individu-individu dalam keadaan sehat dan yang pasti hidup.


Dalam pertumbuhan ini hal yang diamati adalah pertumbuhan fisik atau jasmani seperti tulang-tulang badan, berat badan, tinggi badan, dan jaringan tubuh yang menuju tahap yang lebih sempurna. Pengamatan terhadap pertumbuhan dapat dikukur dengan menggunakan alat ukur yang bersifat kuantitatif. Berikut ini adalah beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan:
  • Pendirian Navistik. Menurut para ahli dari golongan ini berpendapat bahwa pertumbuhan ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir.
  • Pendirian Empiristik dan Enviromentalistik. Menurut golongan ini, dikemukakan bahwa pendirian ini berbeda dan berlawanan dengan pendirian navistik. Para ahli golongan ini menyatakan bahwa pertumbuhan individu-individu tersebut tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali.
  • Pendirian Korvergensi dan Interaksionisme. Golongan ini berpendapat bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat mempengaruhi pertumbuhan individu.

Tahap pertumbuhan individu berdasarkan individu:

  • Masa Vital: Dari usia 0 tahun sampai 2 tahun.
  • Masa Estetik: Dari usia 2 tahun sampai 7 tahun.
  • Masa Intelektual: Dari usia 7 tahun sampai kira-kira 13 atau 14 tahun.
  • Masa Sosial: Dari usia 13 atau 14 tahun sampai kira-kira 20 sampai 21 tahun


Fungsi Kelurga

                 Keluarga adalah unit / satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat.Kelompok ini, dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan primary group.Kelompok inilah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.

Macam-Macam Fungsi Keluarga
           Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu. Fungsi dalam keluarga dapat digolongkan ke dalam beberapa jenis: 
            a.      Fungsi Biologis 
                  Dengan fungsi ini diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan      perkawinan bagi anak-anaknya, karena setiap manusia pada hakikatnya terdapat semacam tuntutan      biologis bagi kelangsungan kehidupan keturunannya melalui perkawinan. 

            b.      Fungsi Pemeliharaan 
                  Keluarga diwajibkan untuk berusaha agar tiap anggotanya dapat terlindung dari gangguan-gangguan udara, penyakit, dan bahaya. Bila fungsi ini telah dijalankan dengan sebaik-baiknya, maka tentu akan membantu terpeliharanya keamanan dalam masyarakat. 

            c.       Fungsi Ekonomi 
                  Dalam usahanya menyelenggarakan kebutuhan pokok berupa sandang, pangan, dan papan, maka orang tua diwajibkan untuk bekerja keras agar tiap anggota keluarga dapat tercukupi kebutuhan pokoknya itu. 

            d.      Fungsi Keagamaan 
                  Dengan berpedoman pada Pancasila (menghayati, mendalami, dan mengamalkan), keluarga diwajibkan untuk menjalani serta mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang takwa kepad Tuhan YME.  

            e.      Fungsi Sosial 
                  Dengan fungsi ini, keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya dengan bekal nilai dan sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila telah dewasa. Dengan demikian terjadilah apa yang disebut dengan istilah sosialisasi.


Semoga Bermanfaat :D

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar