Jumat, 06 November 2015

Tugas Individu Teori Organisasi Umum (KOMUNIKASI)

1. PENGERTIAN KOMUNIKASI

Komunikasi adalah suatu proses dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan
dan orang lain.

2. FUNGSI KOMUNIKASI

a. Menginformasikan (to inform)
Komunikasi dapat menginformasikan kepada masyarakat mengenai peristiwa yang terjadi, ide atau pikiran dan tingkah laku orang lain, serta segala sesuatu yang disampaikan orang lain.

b. Mendidik (to educated)
Komunikasi merupakan sarana pendidikan. Dengan komunikasi, manusia dapat menyampaikan ide dan pikirannya kepada orang lain, sehingga orang lain mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan.

c. Menghibur (to entertain)
Komunikasi selain berguna untuk menyampaikan komunikasi, pendidikan dan mempengaruhi juga berfungsi untuk menyampaikan hiburan atau menghibur orang lain.

d. Mempengaruhi (to influence)
Komunikasi dapat mempengaruhi setiap individu yang berkomunikasi, tentunya berusaha saling mempengaruhi jalan pikiran komunikan dan lebih jauh lagi berusaha merubah sikap dan tingkah laku komunikan sesuai dengan yang diharapkan.

3. CONTOH KOMUNIKASI VERBAL



  • Melakukan percakapan secara langsung bertatap muka.
  • Mendengarkan berita atau cerita, baik secara langsung ataupun melalui media.
  • Melakukan panggilan lewat telepon.
  • Interaksi guru atau dosen dengan murid atau mahasiswa saat mengajar.
  • Aktivitas jual beli, antara penjual dan pembeli.
  • Berpidato dihadapan orang banyak
  • Mendengarkan radio


4. KOMUNIKASI BAWAH SADAR

Komunikasi bawah sadar atau disebut juga komunikasi intuitif adalah penyampaian informasi antara manusia secara tidak sadar. Kadangkala komunikasi bawah sadarmerupakan komunikasi intrapersonal, misalnya bermimpi atau kesadaran saatdihipnotis, dan belum tentu merupakan komunikasi nonverbal.

5. TAHAPAN KOMUNIKASI

1. Penginterpretasian
hal yang diinterpretasikan adalah motifkomunikasi, terjadi dalam diri komunikator. Artinya, proses komunikasi tahap pertama bermula sejak motif komunikasi muncul hingga akal budi komunikator berhasil menginterpretasikan apa yang ia pikir dan rasakan ke dalam pesan (masih abstrak). Proses penerjemahan motif komunikasi ke dalam pesan disebut interpreting.

2. Penyandian
pada tahap ini masih ada dalam komunikator dari pesan yang bersifat abstrak berhasil diwujudkan oleh akal budi manusia ke dalam lambang komunikasi. Tahap ini disebut encoding, akal budi manusia berfungsi sebagai encoder, alat penyandi: mengubah pesan abstrak menjadi konkret.

3. Pengiriman
 proses ini terjadi ketika komunikator melakukan tindakankomunikasi, mengirim lambang komunikasi dengan peralatan jasmaniahyang disebut transmitter, alat pengirim pesan.

4. Perjalanan
 pada tahapan ini terjadi antara komunikator dan komunikan,sejak pesan dikirim hingga pesan diterima oleh komunikan.

5. Penerimaan
pada tahapan ini ditandai dengan diterimanya lambang komunikasi melalui peralatan jasmaniah komunikan.
6. Penyandian balik
pada tahap ini terjadi pada diri komunikan sejak lambang komunikasi diterima melalui peralatan yang berfungsi sebagai receiver hingga akal budinya berhasil menguraikannya (decoding).

7. Penginterpretasian balik
pada tahap ini terjadi komunikan, sejak lambang komunikasi berhasil diuraikan dalam bentuk pesan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar